Hughes Dan Mourinho Bicara Soal Insiden Jabat Tangan

Manchester United dan Stoke City berbagi satu poin setelah bermain imbang 3-3 di lanjutan Premier League. Hasil ini menghentikan tren kemenangan Setan Merah di tiga pertandingan awal Premier League sebelumnya.

Sebelum bermain melawan Stoke, Manchester United memang tampil perkasa di tiga pertandingan Premier League dengan tiga kemenangan dan mencetak 10 gol serta tanpa kebobolan.

Namun selain kegagalan Manchester United meraih kemenangan itu, yang menjadi sorotan adalah bahwa pelatih Stoke, Mark Hughes dan Jose Mourinho tak berjabat tangan di akhir pertandingan.

Ada sumber internal Manchester United mengatakan bahwa Mourinho tak mau jabat tangan setelah ‘diusir’ secara kasar oleh Hughes saat keduanya berada di pinggir lapangan.

“Mourinho ingin mengatur kembali pertahanannya setelah sebuah pelanggaran dan Hughes mendorongnya karena dia melewati batas teknis dan mengatakan pada Mourinho, ‘f**k off’” ujar sumber tersebut.

“Dia juga meminta wasit untuk mengusir Mourinho ke tribun. Pada akhirnya Mourinho hanya menyingkir karena dia tak ingin bersalaman setelah dihina.”

Setelah pertandingan, Mark Hughes membeberkan penjelasan mengenai insiden itu. “Saya mendorongnya karena dia di area teknis saya. Mungkin itulah mengapa dia tak ingin menjabat tangan saya. Ini tampaknya telah dipandang negatif olehnya,” terangnya.

“Mungkin dia bereaksi dengan cara salah. Saya tak yakin mengapa dia tak ingin menjabat tangan saya. Saya tak berpikir ada masalah,” tambahnya.

Sementara itu pelatih Manchester United, Jose Mourinho menolak berbicara soal insiden itu. “Saya lebih memilih tak menjawab pertanyaan itu, karena ini tampak seperti salah saya dan itu tak benar. Pertanyaan anda tak benar dan pertanyaan anda adalah sebuah pertanyaan yang buruk.”

“Saya tak berbicara tentang sesuatu yang bodoh. Saya terlalu tua untuk itu, berbicara hal bodoh untuk orang-orang bodoh,” tandasnya.

86 Total Views 2 Views Today
Like & share: